Aliansi Pemuda dan OKP meminta pelaku pencabulan di hukum seberat Mungkin.

Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi pemuda dan OKP Mamuju Tengah gelar aksi unjuk rasa (Unras), di depan kantor dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan Polres Mamuju Tengah, Senin 11 Januari 2021.

Kasus tindakan asusila kepada anak di bawah umur di kabupaten mamuju tengah masih cukup tinggi, beragam latar belakang pelaku dan korban. Padahal mamuju tengah adalah kabupaten terkecil di provinsi Sulawesi Barat.

Tinggihnya kasus asusila terhadap anak di bawah umur telah menjadi ancaman bagi masa depan generasi muda mateng. Tidak seharusnya anak di bawah umur mengalami asusila. Masa depan mereka jadi rusak gara_gara perbuatan pelaku yang mementingkan kenikmatan sesaat.

Maraknya kejadian asusila, yang terjadi di mamuju tengah serta kekerasan terhadap perempuan maka kami aliansi mahasiswa menyampaikan dengan melakukan demonstrasi, meminta kepada dinas perlindungan anak dan perempuan serta polres mateng, kiranya dapat memperhatikan apa yang terjadi di tahun 2020 persoalan asusila yang dilakukan oleh oknum yang tidak berprikemanusian,

Dalam orasinya Sri Wahyuni yang merupakan Koordinator Lapangan menyampaikan tuntutan nyaa sebagai berikut.

  1. Dinas terkait mengepaluasi program yang dilakukan persoalan anak dan perempuan.
  2. Dinas terkait melakukan kordinasi di tingkat kabupaten sampai ke desa persoalan pendampingan anak dan perempuan.
  3. Sejauh mana dinas melakukan pendampingan terhadap korban asusila dan kekerasaan terhadap anak yang terjadi di mateng.
  4. Sampai dimana polres mamuju tengah menangani persoalan pencabulan anak beberapa bulan yang lalu di tahun 2020
  5. Polres mateng harus menyampaikan kepada publik untuk cepat menyelesaikan kasus asusila yang terjadi bulan desember 2020.
  6. Mendesak polres mateng untuk menyatakan sikap di media, akan mengusuk tuntas jika ada kejadian pencabulan yang akan datang.

WN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *